Minggu, 17 Februari 2019
 
Suami Nekat Habisi Nyawa Istrinya Hingga Rekayasa Perampokan

Putra | Riau
Minggu, 07/10/2018 - 10:43:25 WIB
RiauEksis.com - Inilah balada rumah tangga yang acap kali terjadi pertengkaran. Alasan sering menjadi korban kemarahan, suami nekat menghabisi nyawa istrinya.

Sopan Sofiyan (23) sepertinya habis kesabaran menghadapi istrinya Niah (26) tahun. Pasutri ini merupakan warga Jl Pinang Merah, Kel Bukit Kayu Kapur, Kec Bukit Kapur, Dumai.

Biduk rumah tangga mereka selalu cekcok yang pada akhirnya nekat bertindak brutal untuk membunuh istrinya. Awal pekan lalu, sebagai puncak pertengkaran hebat keduanya. Tidak tahu pasti, keributan apa yang membuat suaminya naik pitam.

Sofiyan dalam pertengkaran itu, akhirnya membekap suaminya dengan batal, sehingga kehabisan nafas. Usai istri terkulai lemas tak berdaya, suami melakukan aksi biadapnya lagi dengan mencekik leher istrinya hingga tewas.

"Usai membekap dengan bantal dan mecekik istrinya, pelaku pun merekayasa seakan mereka jadi korban perampokan," kata Kapolres Dumai, AKBP Restika Nainggolan kepada detikcom, Minggu (7/10/2018).

Usai membunuh, pelaku pun mencoba merekayasa kejadian itu seakan mereka habis dirampok. Dalam aksi untuk mengelabui petugas, Sofiyan melucuti perhiasan istrinya dan menyembunyikan dua HP istrinya.

Agar aparat kepolisian percaya, Sofiyan merusak jendela agar ada keyakinan perampok masuk ke rumahnya. Pelaku juga mengikat kedua kakinya dan melakban mulutnya sendiri. Lantas meminta tolong ke tetangga kalau mereka habis dirampok.

"Sejak awal kita sudah curiga, tidak ada perampokan dalam aksi itu. Apa lagi korban kakinya dia ikat dan dilakban, tapi tangannya tidak terikat," kata Restika.

Setelah dilakukan interogasi, kahirnya pelaku mengakui semua perbuatannya. Bahwa dia merekayasa seakan terjadi perampokan. Padahal dia sendiri yang melakukan aksi pembunuhan terhadap istrinya.

"Tersangka mengaku kesal karena sering terjadi keributan di rumah tangganya. Dia menghabisi nyawa istrinya dengan membekap bantal dan mencekik leher korban," kata Restika.

Dalam kasus ini, tersangka diherat pasal 340 KUHP pembunuhan berencana. Ancamannya 20 tahun penjara. ****(ptr)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Perbaikan 7 Ruas Jalan Kota Tembilahan, Bupati Inhil Minta Masyarakat Bersabar
  • Jadi Pembicara Rapat KOPEK, Bupati Inhil: Kami Serius Dan Fokus Cari Solusi Fluktuasi Harga Kelapa
  • Hadapi Pileg Dan Pilpres, Bupati Inhil Ikuti Apel 3 Pilar Gabungan Di Rengat
  • Penutupan Program Jelajah Adat Di Indonesesia, Warga Tumpah Ruah
  • Antisipasi Kebakaran Koramil 01/ Bengkalis Bersama Masyarakat Bersihkan kanal Dan Embung
  • Innalillahi, Anggota Satpol PP yang Tertimpa Pagar Rumdis Wabub Bengkalis Meninggal
  • Anggota Satpol PP Bengkalis terhimpit Pagar Rumah Dinas Wabup
  • Bupati Inhil Ungkapkan Duka Cita Mendalam Atas Wafatnya Busu Atan
  • Bupati Inhil 'Tongkrongi' Sosialisasi Penyusunan Renstra Hingga Dini Hari
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved