Minggu, 21 Oktober 2018
 
Husni Thamrin: Pemprov Harus Perbaiki Jembatan yang Sudah Tua

Ditma | Riau
Senin, 23/04/2018 - 19:39:56 WIB
PEKANBARU, Riaueksis.com -  Pasca ambruknya jembatan di Jawa Timur beberapa waktu yang lalu, membuat legislator DPRD Riau merasa was-was dengan keadaan jembatan yang ada di Provinsi Riau, terutama jembatan penghubung antar kabupaten kota dan Provinsi tetangga.

Husni Thamrin meminta pemerintah Provinsi Riau untuk peka melihat keadaan seluruh jembatan yang ada di Riau, karena jumlah jembatan yang sudah tua cukup banyak dan rentan mengalami kerusakan.

"Baru-baru ini ada jembatan yang ambruk di Jawa, kita tidak mau nanti Riau mengalami hal serupa. Oleh karena itu kita minta kepala daerah untuk tanggap sebelm musibah terjadi. Salah satu jembatan yang sudah lama seperti jembatan lekton, jembatan perbatasan di Rengat dan jembatan penghubung Riau Sumbar," ujar ketua Fraksi Gerindra sejahtera DPRD Riau ini.

Menurut politisi Gerindra Riau ini banyak jembatan yang perlu diperbaiki, apalagi dinas PU memiliki anggaran perbaikan cukup besar. Hal tersebut harus segera dilakukaan Sebab Riau sanagat banyak mobil-mobil yang bertonase besar selalu melewati jembatan-jembatan tersebut,sehingga daya tahan jembatan semakin lama samakin menurun.

"Harus ada persiapan pemerintah dari sekarang,jangan nanti sudah ada korban kita baru sibuk memperbaikinya,"tegasnya. (der)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • BPJS Kesehatan Saki-sakitan, Akan Menghambat Elektabilitas Petahana
  • Defisit BPJS Kesehatan Terus Menumpuk Dan Diperkirakan Angkanya Bisa Mencapai Rp16,5 Triliun
  • Kebijakan Ahok Soal Dana Sampah Di Bantargebang Bekasi
  • Bupati Rohul Menyatakan Dirinya Tak Hadir Deklarasi Dukungan Jokowi
  • Lokasi Dan Jadwal Ujian CPNS 2018 Di Riau
  • DPRD Riau Akan Terus Mengawal agar Embarkasi Haji Antara Riau
  • Dua Rumah Semipermanen Di Tenayan Raya Terbakar, 1 Pria Tewas Terbakar
  • Tahun 2019 Upah Minimum Provinsi Naik 8,03%, Disnaker Gelar Pertemuan Dengan BPS
  • PT JJP Menggugat Balik Profesor Bambang Hero Saharjo Untuk Membayar Kerugian Rp 510 miliar
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved