Sabtu, 19 Januari 2019
 
Tak Diizinkan Masuk, Demo Mahasiswa di Gedung DPRD Riau Sempat Memanas

Ditma | Riau
Kamis, 29/03/2018 - 18:18:11 WIB
PEKANBARU, Riaueksis.com - Minta kepastian penurunan harga Pertalite, Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM se-Riau 
Kamis, (29/3) petang menggelar aksi demo di gedung Lancang kuning DPRD Riau.

Kedatangan Mahasiswa yang berasal dari BEM berbagai universitas di Pekanbaru itu untuk memastikan DPRD Riau telah memenuhi janjinya untuk menurunkan harga Pertalite di provinsi Riau.

Situasi sempat memanas dan terjadi aksi saling dorong antara aparat dan mahasiswa serta terjadi lemparan botol mineral ke arah polisi,  pasalnya, mahasiswa memaksa masuk ke halaman gedung.

"Hari ini dprd telah melakukan paripurna tapi mahasiswa tidak boleh masuk, mahasiswa ingin mendengarkan hasil paripurna di dalam rumah rakyat, apakah betul harga Pertalite sudah diturunkan" sahut salah seorang mahasiswa dalam orasinya.

Akhirnya, wakil ketua DPRD Riau Noviwaldi Jusman, ketua Pansus revisi perda pajak daerah DPRD Riau, Erizal Muluk didampingi anggota Pansus lainnya seperti Ramos Sianturi, Nasril, Marwan Yohanis dan Suhardiman Ambi menemu mahasiswa di depan pintu gerbang, namun hal tersebut ditolak mahasiswa yang tetap ingin masuk ke halaman gedung.

Setelah terjadi negosiasi antara perwakilan mahasiswa dengan Pansus akhirnya diputuskan mahasiswa diperkenankan masuk ke kompleks halaman gedung DPRD Riau dan berkumpul di bawah tangga gedung dewan untuk bertemu langsung dengan wakil rakyat.

Dihadapan wakil rakyat, Presma UIR, Hengki, menegaskan kembali bahwa mahasiswa hanya ingin mendengarkan langsung berita baik dari wakil rakyat bahwa harga Pertalite bisa diturunkan.

"Kita sudah banyak mendengar DPRD Riau telah menurunkan pajak menjadi 5 persen, tapi kami tidak percaya begitu saja. Kami ingin DPRD menyampaikan hasilnya secara langsung," ujarnya.

Ketua pansus, Erizal Muluk mengatakan lantas meminta maaf, 

"Saya selaku ketua Pansus minta maaf, mungkin dianggap terlambat, namun ini merupakan kerja pansus tercepat karena dalam 15 hari revisi selesai.

"Berkat dukungan mahasiswa dan rakyat Riau, kami telah menurunkan pajak pertalite dari 10 menjadi 5 persen, " papar politisi Golkar itu.

Menanggapi penjelasan itu , salah seorang mahasiswa mengatakan jika dalam 1 minggu tidak menurunkan harga, maka mahasiswa akan datang 10 kali lipat untuk menumbangkan pertamina dan DPRD Riau.

Akhirnya mahasiswa pendemo membubarkan diri secara teratur. Aksi mendapatkan pengawalan cukup ketat dari ratusan aparat keamanan. (Len)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Bandar Narkoba Divonis Mati Oleh PN Bengkalis
  • Debat Capres Cawapres, KPK: Belum Terlihat Extraordinary Effort Memberantas Korupsi
  • Pemilik Ekspedisi Jadi Tersangka Karena Modifikasi Truk
  • Zlatan Ke Ronaldo: Pindah Ke Juventus Bukan Tantangan
  • Penjelasan Bagasi Lion Air Yang Mendadak Mahal
  • Titiek Soeharto Belanja Di Pasar Kaget Jalan Utama Tenayan Raya Pekanbaru
  • KPK Panggil Mantan Menteri Dalam Negeri Terkait Kasus Dugaan Korupsi Gedung IPDN
  • Suporter 10 klub Sepakbola Dukung Jokowi Ma'aruf, Suardi: Curva Nord Tidak
  • Pemkota Pekanbaru Nunggak Belum Bayar Honor RT/RW
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved