Jum'at, 20 Juli 2018
 
Agar Insiden Pembakaran Istana Siak Tak Terulang Lagi, Bupati Terapkan Pengawasan Maksimum

M Amin | Riau
Rabu, 10/01/2018 - 15:43:44 WIB
Pekanbaru (RiauEksis.Com) - Agar insiden pembakaran Istana Kerajaan Siak tak terulang lagi, Bupati Siak Syamsuar akan menerapkan pengawasan maksimum di cagar budaya tersebut.

"Kita akan terapkan pengawasan yang maksimal untuk mencegah kejadian serupa," ucap Syamsuar saat ditemui usai pelantikan Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) di Pekanbaru, Rabu (10/1/18).

Syamsuar mengaku bahwa pihaknya memang kecolongan dengan aksi vandalisme tersebut. Pasalnya, dari hasil penyelidikan polisi, ia mengungkapkan beberapa ciri dari pelaku yang dinilai cukup ganjil untuk pengunjung tempat bersejarah itu.

Beberapa diantaranya ialah pelaku menggunakan alas kaki, padahal aturan untuk memasuki Istana tersebut telah ditetapkan bahwa siapa saja yang ingin memasuki Istana Siak haruslah melepas alas kaki.

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa pelaku pembakaran tersebut juga membawa botol minuman yang belakangan diketahui berisi bensin.

Hal inilah yang kemudian menjadi pelajaran bagi pihaknya bahwa kejahatan memang tidak bisa diduga. Oleh karena itu untuk kedepannya demi meningkatkan pengamanan ia akan menambah personel penjagaan yang nantinya akan disebar disejumlah titik di Istana Siak.

"Di setiap ruangan akan ditambah penjaganya, kalau misalnya dulu hanya saru orang, akan kita jadikan dua orang yang berjaga," terangnya.

Selain itu, nantinya untuk jumlah pengunjung yang akan memasuki Istana tersebut akan dibatasi. Hal ini juga bertujuan untuk memudahkan pengawasan terhadap gerak-gerik yang mencurigakan dari para pengunjung.

"Untuk jumlah yang masuk dan pengunjung yang akan menaiki lantai kedua akan dibatasi. Kalau misalnya jumlah pengunjung di dalam istana mencapai 80 orang, untuk yang diperbolehkan menaiki lantai kedua hanya sekitar 20 hingga 30 orang saja. Begitu seterusnya," imbuhnya.

Poin lainnya yang juga menjadi perhatian ialah penambahan kamera pengawas atau "Closed Circuit Television" (CCTV). Dimana sebelumnya diberitakan bahwa sejumlah CCTV yang berada di Istana Siak dalam keadaan rusak.

Hal inilah yang kemudian menyulitkan pihaknya dan kepolisian untuk mengungkap dalang pembakaran salah satu Cagar Budaya Nasional tersebut.

"Saya sudah instruksikan kepada seluruh jajaran pemerintah kabupaten Siak untuk menambah jumlah CCTV dan memperbaiki kamera pengawas yang rusak. Selain itu untuk kedepannya kamera pengawas tersebut juga akan dijamin keberlangsungannya. Biara kalau ada yang macam-macam bisa langsung dicegah," pungkasnya. (min/rec)



sumber: antara




comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Kapitra Tak Senang Dibilang Bukan Pengacara Habib Rizieq
  • Tina Toon Dibully Di Media Sosial Karena Mengkritik Pemerintahan DKI Jakarta, Anies-Uno
  • Mourinho Berharap Alexis Bisa Gabung Pramusim Red Devil
  • Polisi Sektor 50 Pekanbaru Berhasil Menangkap Kurir Narkoba
  • Pidato Yang Membakar Perancis Dari Pogba Sebelum Mengalahkan Argentina
  • Utang Pemerintah Indonesia Tembus Rp 4.277 Triliun Atau Tumbuh 14%
  • Diusung sebagai Caleg, Kapitra: Wallahi, Saya Belum Pernah Bicara Dengan Hasto
  • Arsene Wenger: Saya Menyesal Telah Mengorbankan Segala Yang Saya Lakukan
  • Jokowi Menjawab Kritikan Soal PT. Freeport Indonesia (PTFI)
  •  
     
     
    Senin, 29/08/2016 - 19:36:49 WIB
    Rupanya Seperti Ini Cara Tes Keperawanan Calon Polwan, Duh Ngerinya..
    Selasa, 17/07/2018 - 20:42:25 WIB
    Arsene Wenger: Saya Menyesal Telah Mengorbankan Segala Yang Saya Lakukan
    Kamis, 04/01/2018 - 18:37:13 WIB
    Pertarungan Jumiati Melawan Harimau di Sebuah Perkebunan Sawit di Riau...Sebelum Tewas, Leher Belakangnya Dicengkeram, Setelah Itu Pahanya Dimakan
    Rabu, 04/01/2017 - 13:09:56 WIB
    Malaysia dan Indonesia Berlomba Dalam Membuat Pesawat Tempur
    Minggu, 14/01/2018 - 13:42:13 WIB
    Zaman Sudah Mulai Edan, Ada Seorang Anak Remaja Mau Memperkosa Ibu Kandungnya Sendiri
    Senin, 22/01/2018 - 19:38:18 WIB
    Partai Gerindra Minta Tolak Dana Asing untuk Legalisasi LGBT
    Kamis, 05/03/2015 - 09:07:54 WIB
    Advertorial
    Panitia Pelaksana Konfercab NU Inhu ke-IV Gelar Audiensi dengan Bupati Inhu
    Rabu, 17/05/2017 - 15:54:00 WIB
    Penegak Hukum Diminta Usut Otak Aksi Demo Bayaran di Riau
    Kamis, 05/03/2015 - 12:18:03 WIB
    Danrem 031/WB Dampingi Mentan Kunker di Riau
    Senin, 22/01/2018 - 20:02:39 WIB
    Warga Sumatera Barat Bisa Saksikan Gerhana Bulan Total Yang Akan Terjadi Pada 31 Januari 2018
    Kamis, 05/03/2015 - 08:10:06 WIB
    Mentan Penuhi Janji Temui Petani di Pulau Ransang, Meranti
    Senin, 22/01/2018 - 19:18:29 WIB
    Dibanding Istrinya, Pria Ini Lebih Suka Bocah..Kalaupun Mau Berhubungan Dengan Istrinya, Lebih Dulu Berbuat Tak Senonoh kepada Anak-anak
    Kamis, 05/03/2015 - 07:53:52 WIB
    Menteri Pertanian Kagum Program Kemandirian Pangan Kampar
    Jumat, 05/01/2018 - 04:51:59 WIB
    Soal Yang Satu Ini, Ternyata Presiden Amerika Serikat Donald Trump Takut Juga
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved