" />


Rabu, 17 Januari 2018
 
Disperindag Siak Bersama Pertamina Regional Riau-Sumbar Kian Perketat Pengawasan Distribusi Gas Tiga Kilogram

M Amin | Riau
Rabu, 13/12/2017 - 15:36:54 WIB
Siak (RiauEksis.Com) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Siak bersama Pertamina Pemasaran Elpiji Regional Riau-Sumbar semakin memperketat pengawasan distribusi gas tiga kilogram di wilayah setempat agar tepat sasaran guna mengatasi kelangkaan.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Siak L. Budhi Yuwono memerintahkan jajaran pemerintah kecamatan dan kampung untuk segera berkoordinasi melakukan sosialisasi kepada masyarakat supaya bijak menggunakan elpiji bersubsidi.

"Selain itu perlunya langkah pengawasan ke sejumlah pengusaha non-mikro beromset Rp1 juta keatas dengan sosialisasi akan adanya penindakan bagi penyalahgunaan elpiji bersubsidi," kata dia, Rabu.

Di sisi lain, ia juga mendesak Pertamina untuk mempersiapkan kemasan elpiji nonsubsidi ukuran 5,5 kg atau "bright gas" sebagai alternatif kebutuhan masyarakat.

"Distribusi elpiji ukuran 5,5 kg berdasarkan laporan juga belum tersebar merata, untuk itu saya minta pertamina juga memikirkan alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," ujar dia.

Sales Eksekutif Pendistribusian Elpiji PT Pertamina Pemasaran Regional Riau-Sumbar, Adi Bagus Haqqi mennjelaskan kelangkaan gas elpiji bersubsidi disebabkan oleh dua faktor.

Pertama, turunnya anggaran subsidi dalam APBN-P 2017, setelah sebelumnya sempat naik dari APBN 2016. Kedua berdasarkan pengamatan, alokasi gas melon tersebut dinilai masih belum tepat sasaran. Banyak disalahgunakan oleh pengusaha non-mikro misalnya yang bergerak dalam bisnis kuliner.

"Kelangkaan elpiji bersubsidi terjadi hampir merata di seluruh Indonesia pasca Idul Adha tahun ini. Kendala yang kita hadapi ialah berkurangnya penganggaran kuota gas elpiji subsidi pada APBN-P 2017," katanya.

Penganggaran kuota subsidi elpiji untuk Kabupaten Siak pada awalnya naik 1,96 persen pada Tahun 2017 ini, namun pada APBN-P berkurang sebesar 3,94 persen.

Lebih dari dua pekan terakhir Kabupaten Siak juga dilanda kelangkaan gas elpiji tiga kilogram, bahkan pangkalan atau agen mengalami kekosongan beberapa hari, sehingga menyebabkan antrian yang panjang ketika truk distribusi datang menyalurkan.

Masyarakat betah mengantri dengan sangat panjang satu harian di pangkalan saat gas melon ini datang. Ada juga di antaranya tidak berhasil membawa pulang lantaran sudah habis. Dan kembali melakukan hal serupa keesokannya.

Masih kata Adi, berkurangnya kuota besaran elpiji tiga kg untuk "kota istana"  dari tahun 2016 lalu diluar dugaan pihak PT Pertamina, sebab pengusulan jumlah setiap tahunnya selalu naik secara berkala.

"Total kuota elpiji untuk Kabupaten Siak yang dianggarkan tahun ini sebesar 11.358 ton, namun hingga November konsumsi gas melon sudah mencapai angka 10.637 ton. Artinya hingga akhir tahun 2017 hanya bersisa 721 ton lagi," bebernya.

Berdasarkan data PT Pertamina Pemasaran Riau-Sumbar, rata-rata konsumsi masyarakat kabupaten Siak terhadap elpigi tiga kg pada periode September- November 2017 mencapai 1.000 ton perbulan. Padahal kuota yang hanya sebesar 721 ton. (min/rec)



sumber: antara


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Tak Tenang Selama Buron, Akhirnya Tersangka Pembunuhan di Kabupaten Kampar Provinsi Riau Ini Menyerahkan Diri dengan Didampingi Ortunya
  • Zaman Sudah Mulai Edan, Ada Seorang Anak Remaja Mau Memperkosa Ibu Kandungnya Sendiri
  • Dituding Pecah Kongsi dengan Wakilnya, Ini Tangapan Bupati Bengkalis
  • Astaga..Seorang Pria Menyerang dan Mencoba Potong Hijab Remaja Putri Cantik Kanada Pakai Gunting. Apa Tindakan Polisi dan Tanggapan Perdana Menteri?
  • Ini Harus Ditelusuri, 232 TKI Ilegal Asal NTT Ternyata Kantongi KTP Kabupaten Siak Provinsi Riau
  • Pemerintah Rusia Kritik Keputusan Israel Bangun PermukimanBaru di Tepi Barat
  • Suhu Dingin Yang Melanda Sejumlah Daerah di Sumatera Disebabkan Pergeseran Udara di Asia
  • Kasus Penganiayan Pelaku Mesum Hingga Tewas di Riau, 6 Warga Ditangkap, Termasuk Anak Tiri Korban
  • Korut Sampaikan Permintaan Jika Korsel Ingin Damai
  •  
     
     
    Senin, 29/08/2016 - 19:36:49 WIB
    Rupanya Seperti Ini Cara Tes Keperawanan Calon Polwan, Duh Ngerinya..
    Kamis, 04/01/2018 - 18:37:13 WIB
    Pertarungan Jumiati Melawan Harimau di Sebuah Perkebunan Sawit di Riau...Sebelum Tewas, Leher Belakangnya Dicengkeram, Setelah Itu Pahanya Dimakan
    Rabu, 04/01/2017 - 13:09:56 WIB
    Malaysia dan Indonesia Berlomba Dalam Membuat Pesawat Tempur
    Minggu, 14/01/2018 - 13:42:13 WIB
    Zaman Sudah Mulai Edan, Ada Seorang Anak Remaja Mau Memperkosa Ibu Kandungnya Sendiri
    Kamis, 05/03/2015 - 09:07:54 WIB
    Advertorial
    Panitia Pelaksana Konfercab NU Inhu ke-IV Gelar Audiensi dengan Bupati Inhu
    Kamis, 05/03/2015 - 12:18:03 WIB
    Danrem 031/WB Dampingi Mentan Kunker di Riau
    Kamis, 05/03/2015 - 08:10:06 WIB
    Mentan Penuhi Janji Temui Petani di Pulau Ransang, Meranti
    Kamis, 05/03/2015 - 07:53:52 WIB
    Menteri Pertanian Kagum Program Kemandirian Pangan Kampar
    Jumat, 05/01/2018 - 04:51:59 WIB
    Soal Yang Satu Ini, Ternyata Presiden Amerika Serikat Donald Trump Takut Juga
    Minggu, 09/07/2017 - 03:09:29 WIB
    Inilah Sosok Tam, Anggota Geng Motor yang Bunuh Prajurit TNI di Inhil
    Senin, 21/03/2016 - 23:43:06 WIB
    Pengembangan Kasus Narkoba di Cirebon
    Tim Mabes Polri Turun ke Kota Pekanbaru Lakukan Penggerebekan di SMP Islam Plus Jannatul Firdaus
    Senin, 11/04/2016 - 16:57:41 WIB
    Jadwal Pilkades Serentak Gelombang II Tahun 2017 Sudah Mulai Disusun BPMPD Kabupaten Kampar
    Rabu, 17/05/2017 - 15:54:00 WIB
    Penegak Hukum Diminta Usut Otak Aksi Demo Bayaran di Riau
    Jumat, 29/12/2017 - 19:33:23 WIB
    Untuk Mengundang Ustadz Abdul Somad Berceramah di Gedung MPR-RI Saja Sudah Setahun Dibooking
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved