Rabu, 24 Oktober 2018
 
Anggota DPRD Pekanbaru Ini Heran Kenapa Peredaran Narkoba di Ibukota Provinsi Riau Tetap Menggurita

M Amin | Riau
Minggu, 03/12/2017 - 21:30:19 WIB
Pekanbaru (RiauEksis.Com) - Peredaran narkoba berbagai jenis, sudah menggurita di Provinsi Riau, khususnya di Kota Pekanbaru.

Terakhir aparat berhasil menggagalkan peredaran jaringan barang haram jenis sabu-sabu, di Bandara SSK II, berat total 5.750 gram, dengan rincian paket 700 gram sebanyak dua bungkus dan paket 725 gram sebanyak enam bungkus.

Melihat fenomena ini, anggota DPRD Pekanbaru H Fathullah menegaskan, bahwa narkoba tersebut, masih tetap bebas beredar di Kota Pekanbaru ini.

Hal tersebut disebabkan karena big bos atau mafia narkoba ini, dinilai dilindungi para aparat. Baik itu kepolisian, maupun pihak lainnya.

"Ini bukan rahasia umum lagi. Mafia narkoba di Riau, terutama di Kota Pekanbaru itu berinisial DH. Dia lah yang selama ini mengendalikan peredaran barang haram tersebut. Terutama di tempat hiburan malam, seperti MP di Jalan T Umar, RP di Jalan Riau dan lainnya," tegas politisi Gerindra ini, Minggu (3/12/17).

Politisi yang tunak menyuarakan berangus narkoba di Bumi Bertuah mengharapkan, agar Kapolda Riau, Kapolresta Pekanbaru dan jajaran, menangkap mafia narkoba ini. Sebab, dengan begitu, peredaran narkoba akan bisa diminimalisir.

Fathullah belakangan mengaku heran, kenapa jaringan narkoba internasional dan level nasional, sudah beberapa kali ditangkap di Kota Pekanbaru. Tapi yang melakukan penangkapan skala besar, didominasi pihak BNN.

Makanya, pihaknya menantang Kapolda Riau dan jajaran, untuk menungkap narkoba jaringan DH. Karena selama ini tidak tersentuh oleh siapapun. Paling ditangkap kelas kroco-kroco, yang terkesan sebagai tumbal saja.

"Sangat aneh, gembong narkoba jaringan internasional seperti dari Singapura, Malaysia, China, Thailand bisa ditangkap di Kota Pekanbaru ini. Namun jaringan narkoba di Pekanbaru, Riau, aparat terkesan takut menyentuhnya. Ada apa," katanya heran.

Lebih lanjut Fathullah mengungkapkan, jika memang Kepolisian di Riau dan Kota Pekanbaru tidak sanggup, dia meminta BNN Pusat, untuk turun ke Kota Pekanbaru, menggeledah narkoba di tempat hiburan malam MP dan RP.

"Kita sangat yakin, peredaran narkoba masih subur, karena beberapa oknum bermain. Makanya ini harus diberantas BNN Pusat, Mabes Polri dan pihak lainnya," tegasnya. (min/rec)



sumber: tribunnews.com


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Jalan Lintas Riau - Sumatera Barat Longor
  • Kejari Pelalawan Musnahkan BB 102 Perkara
  • Mahasiswa STT Pelalawan Terpilih 30 Finalis BYTe 2018
  • Kenangan Cristiano Ronaldo Di Old Trafford Pada Laga Manchester United Vs Juventus
  • Olahraga Tak Sempat? Begini Cara Diet Biar Badan Tak Melar
  • BNN Menangkap Perempuan Kirim Ganja Ke Rutan Sialang Bungkuk
  • Satu Pelaku dan Mobil SUV Penghadang Tim KLHK Diamankan
  • Kostum Capres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto Dianggap Bikin Bosen Pemilih
  • Pengusaha Sawit Kuansing Dirampok, Kerugian Sekitar 500 Juta
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved