" />


Senin, 25 Juni 2018
 
Kemenag Provinsi Riau Buat Terobosan Baru Mengenai Transaksi Pembayaran Non Tunai

M Amin | Riau
Senin, 06/11/2017 - 16:50:24 WIB
Pekanbaru (RiauEksis.Com) - Ini merupakan terobosan baru Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau. Mulai 1 Januari 2018, Kemenag Riau akan menerapkan transaksi pembayaran secara uang elektronik atau "electronic money" (e-money) atau pembayaran non tunai di lingkungan kerja instansi tersebut.

Hal itu diakui Kepala Kemenag Provinsi Riau, Ahmad Supardi Hasibuan. "Dalam penerapannya nanti perlu formula khusus agar saat pencairan non tunai tidak terlalu lama senggang waktu yang dibutuhkan," kata Ahmad Supardi MA di Pekanbaru, Senin (6/11/17).

Pembayaran e-money, katanya, meliputi semua bentuk pembayaran, gaji, honor-honor dan lainnya. Semua pembayaran tidak boleh langsung cash namun dibayarkan melalui rekening, termasuk honor narasumber, cuma hanya meminta nomor rekening dan nomor NPWP, dan kemudian dibayarkan melalui rekening.

Diungkapkannya, untuk pelaksanaan pembayaran non tunai saat ini sudah diterapkan secara penuh di sekretariat Jenderal Kemenag RI. Sedangkan di Direktorat Jeneral Kemenag RI, baru terlaksana sebagian.    

"Ditargetkan, pada 2018, semua satker dan unit kerja wajib merealisasikan pembayaran non tunai tersebut sedangkan beberapa kegiatan pembayaran honor mencapai dua bulan sehingga diperlukan formula baru agar pembayaran tetap sesuai jadwal," sebutnya.

Formula baru tersebut bisa saja di antaranya dengan fasilitas kredit card, jadi kapan saja dan dimana saja honor tetap bisa dibayarkan tepat waktu tanpa menunggu lama.

Kebijakan tersebut diterapkan berkaitan dengan ajakan  Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pada acara rapat evaluasi penyerapan anggaran triwulan III Kementerian Agama tahun 2017 sekaligus Peluncuran Transaksi Pembayaran non tunai pada Kementerian Agama di Jakarta pekan lalu.

Pertemuan itu dihadiri Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Noor Ahmad, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, Anggota BPK V Isma Yatun, Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo, Deputi Kemenpan RB, seluruh pejabat Eselon I dan II, pimpinan Bank mitra kerja, pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri, dan Kakanwil Kemenag Provinsi.

Menag menyebutkan, peluncuran transaksi non tunai, ini merupakan tonggak dalam sejarah Kementerian Agama. Manfaatnya besar, tidak hanya sebagai efisiensi, mempercepat dan mempermudah, dan transaksi non tunai dapat membentengi untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan dan tidak semestinya.

Ditambahkan Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo bahwa transaksi non tunai merupakan kebutuhan di era modern. Selain itu, transaksi non tunai juga kebutuhan perbaikan governance.

"Jadi tidak hanya sekedar tren, tidak sekedar ikut-ikutan, tapi sebuah kebutuhan," katanya.

Mardiasmo menjelaskan bahwa ada 5 (lima) alasan mengapa transaksi non tunai menjadi kebutuhan di era modern saat ini. Pertama, meningkatkan transparansi. Transaksi non tunai dapat dimonitor setiap saat dan dari mana saja menggunakan sistem TI modern.

Dalam rangka WTP, ini akan mendukung, karena semua transaksi akan tercatat tidak ada yang unrecorded, semua terlacak, visible dan audited, sehingga transparansi akan terwujud. Kedua, meningkatkan keamanan. Tidak terdapat risiko keamanan atas penyimpanan uang tunai serta dapat meminimalisir terjadinya moral hazard.

Ketiga, meningkatkan literasi keuangan. Hal ini sesuai dengan kebijakan Pemerintah untuk mewujudkan keuangan inklusif. Keempat, meningkatkan kecepatan. Transaksi non tunai dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja, tidak terbatas pada ruang dan waktu.

Kelima, meningkatkan akuntabilitas. Setiap transaksi non tunai otomatis akan tercatat dalam sistem sehingga akan menghasilkan informasi yang lebih akuntabel. Wamenkeu menambahkan bahwa transaksi non tunai untuk Bendahara Penerimaan/Pengeluaran sudah difasilitasi melalui PMK 230/PMK.05/2016, baik untuk transaksi yang menyebabkan Pengeluaran Negara maupun Penerimaan Negara. (min/rec)



sumber: antarariau.com




comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Pemkab Inhil Terima Penghargaan Kapabilitas APIP Inspektorat Level 2 di Riau
  • Pjs Bupati Inhil: Pererat Silaturrahmi, Jaga Nama Baik Diri dan Daerah Asal
  • Diskominfo Canangkan Penerapan Sistem Informasi Terintegrasi Berbasis Aplikasi Mobile
  • Pemkab Inhil Buka Puasa Bersama Masyarakat di Jakarta
  • Orang Tua di Inhil Diingatkan Jaga Anaknya Dari Kemajuan Teknologi dan Pergaulan yang Merusak
  • Triwulan Kedua, Pjs Bupati Inhil Ingatkan Desa Yang Belum Cairkan Dana Segera Mengajukannya
  • Pjs Bupati Inhil Ajak Seluruh Elemen Mayarakat Berperan Aktif Jaga Kamtibmas
  • Kabag Humas dan Protokol Setda Inhil Bagikan 350 Takjil
  • Sekda Inhil Harap Pembuatan & Pelaksanaan KLHS Dalam RPJMD Sesuai Potensi & Kondisi Daerah
  •  
     
     
    Senin, 29/08/2016 - 19:36:49 WIB
    Rupanya Seperti Ini Cara Tes Keperawanan Calon Polwan, Duh Ngerinya..
    Kamis, 04/01/2018 - 18:37:13 WIB
    Pertarungan Jumiati Melawan Harimau di Sebuah Perkebunan Sawit di Riau...Sebelum Tewas, Leher Belakangnya Dicengkeram, Setelah Itu Pahanya Dimakan
    Rabu, 04/01/2017 - 13:09:56 WIB
    Malaysia dan Indonesia Berlomba Dalam Membuat Pesawat Tempur
    Minggu, 14/01/2018 - 13:42:13 WIB
    Zaman Sudah Mulai Edan, Ada Seorang Anak Remaja Mau Memperkosa Ibu Kandungnya Sendiri
    Senin, 22/01/2018 - 19:38:18 WIB
    Partai Gerindra Minta Tolak Dana Asing untuk Legalisasi LGBT
    Kamis, 05/03/2015 - 09:07:54 WIB
    Advertorial
    Panitia Pelaksana Konfercab NU Inhu ke-IV Gelar Audiensi dengan Bupati Inhu
    Kamis, 05/03/2015 - 12:18:03 WIB
    Danrem 031/WB Dampingi Mentan Kunker di Riau
    Rabu, 17/05/2017 - 15:54:00 WIB
    Penegak Hukum Diminta Usut Otak Aksi Demo Bayaran di Riau
    Senin, 22/01/2018 - 20:02:39 WIB
    Warga Sumatera Barat Bisa Saksikan Gerhana Bulan Total Yang Akan Terjadi Pada 31 Januari 2018
    Kamis, 05/03/2015 - 08:10:06 WIB
    Mentan Penuhi Janji Temui Petani di Pulau Ransang, Meranti
    Senin, 22/01/2018 - 19:18:29 WIB
    Dibanding Istrinya, Pria Ini Lebih Suka Bocah..Kalaupun Mau Berhubungan Dengan Istrinya, Lebih Dulu Berbuat Tak Senonoh kepada Anak-anak
    Kamis, 05/03/2015 - 07:53:52 WIB
    Menteri Pertanian Kagum Program Kemandirian Pangan Kampar
    Jumat, 05/01/2018 - 04:51:59 WIB
    Soal Yang Satu Ini, Ternyata Presiden Amerika Serikat Donald Trump Takut Juga
    Senin, 22/01/2018 - 17:51:03 WIB
    Wabup Bengkalis Minta ASN Tingkatkan Disiplin Kerja dan Penuhi Kewajiban
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved