Rabu, 22 08 2018
 
Fraksi PDI-P dan Fraksi Gabungan DPRD Pekanbaru Walk Out Saat Rapat ParipurnaRanperda PMBRW

an | Riau
Kamis, 24/03/2016 - 00:07:53 WIB
Pekanbaru (RiauEksis.Com) - DPRD Kota Pekanbaru menggelar rapat paripurna IV pada masa sidang I tahun 2016, mengenai laporan panitia khusus DPRD Kota Pekanbaru terhadap Rancangan Peraturan Daerah Ranperda) Kota Pekanbaru tentang Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Rukun Warga (PMBRW).

Rapat yang dilangsungkan di gedung  dewan pada Rabu (23/3/16) yang dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Sahril itu juga dilakukan penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah Kota Pekanbaru tahun 2015. 

Pada agenda ini hadir Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Ayat Cahyadi, anggota DPRD Kota Pekanbaru, Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru, Ispektorat, kepala badan (kaban), kepala bagian (kabag), seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) se-Kota Pekanbaru.

Berdasarkan pantauan wartawan saat rapat tersebut, anggota DPRD dari Fraksi PDI-P dan beberapa fraksi gabungan walk out dari jalannya rapat. Soalnya, saran mereka meminta untuk penundaan rapat dengan alasan belum menerima draft  Ranperda tersebut  ditolak oleh Ketua DPRD Kota Pekanbaru selaku pimpinan rapat.

"Jika saran kami tidak didengar, kami mohon maaf pimpinan, kami dari Fraksi PDI-Perjuangan harus ambil sikap dan terpaksa harus keluar dari sidang ini," tegas Dapot Sinaga dari Fraksi DPRD. 

Dan ternyata walk out juga diikuti pula oleh Said Usman Abdullah, Ketua Fraksi gabungan (PPP,PKS dan Nasdem) dan rekan-rekan lainnya seperti, Zulkarnaen, Zulfan Hafis, Tarmizi Ahmad.

Selanjutnya, dalam rapat  Ranperda terkait PMBRW yang dilaporkan panitia khusus DPRD kota Pekanbaru tersebut, hasilnya  disetujui oleh anggota rapat. Terkait itu, atas nama Pemko Pekanbaru, Wawako Pekanbaru, Ayat Cahyadi mengungkapkan terimakasihnya akan hal ini.

"Sempat jadi polemik yang luar biasa, tapi kami ucapkan apresiasi yang luar biasa kepada  semua anggota dewan yang mana sudah mengutamakan kepentingan masyarakat. Dan saya ingatkan Perda ini (Perda PMBRW, red) bukan tingkat kelurahan, ini tingkat paling kecil RW. Dan ini diharapkan bisa menciptakan Pekanbaru yang sejahtera dan bisa kita wujudkan dalam memperdayakan masyarakat,"ujar Ayat Cahyadi.

Disinggung mengenai rapat tersebut yang diwarnai walkout oleh beberapa anggota fraksi, Ayat menanggap hal itu merupakan sesuatu yang wajar terjadi di dalam DPRD. 

"Iya, itu dinamika. Biasalah. Kalau datar-datar saja bukan lembaga dewan namanya. Saya kan pernah di dewan, biasa itu," ujar Ayat Cahyadi lagi.

Ayat Cahyadi menambahkan, Perda PMBRW ini sudah mengalami penyempurnaan regulasi, serta teknik pelaksanan, dan bagaimana menjalanankan di lapangan yang  sudah dilakukan perubahan dan penyempurnaan.

Dia juga mengatakan bahwa keberhasilan dari program PMBRW tersebut yang menjadi ujung tombaknya adalah  para KetuaRW terkait. Jadi mereka harus terus mengupdate informasi tentang PMBRW tersebut.

Saat ditanyai mengenai LKPj Kota Pekanbaru tahun 2015, Ayat berharap bahwa hasil LKPj yang ia sampaikan nantinya berupa rekomendasi terkait hal tersebut.

"Yang kita sampaikan ini kan baru dari sisi kinerja. Kalau yang terkait dengn keuangan, nanti setelah audit BPK. Nah kalau yang saya sampaikan tadi terkait LKPj yang nantinya dari DPRD berupa rekomendasi, kata Ayat.

"Yang kami sampaikan tadi, misal dari sisi IPM (Indeks Pembangunan Manusia, red) kita meningkat, dan kemiskinan kita juga paling rendah di Riau. Ya, artinya kalau kami mengatakan bahwa hal itu sudah bagus tapi tidak ada yang sempurna , untuk itu kita meminta rekomendasi dari dewan," sambungnya. (re)



comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Selembar Kertas Pun Bung Hatta Tak Mau Korupsi
  • Satu Narapidana Sialang Bungkuk Tewas Akibat Perkelahian
  • MUI Menetapkan Vaksin MR Mengandung Babi, Tapi Diperbolehkan
  • Perwakilan Siswa Dari Pekanbaru Ikuti Internasional Economic Olimpiade (IEO) Di Rusia
  • Mourinho Kesal Kepada Reporter Cantik Usai Ditekuk Brighton and Hove Albion
  • Stop Curhat Di Sosmed, Coba Deh Renungkan 5 Alasan Ini, Jangan Sampai Ngelamun Ya
  • Bocah Berusia 8 Tahun Telah Menaklukan 10 Gunung Di Indonesia
  • Pawai TK Bercadar Dan Pegang Senjata, DPR: Tidak Mendidik
  • Baswalu Panggil Saksi Terkait Dugaan Mahar Politik Sandiaga Uno
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved